Kenalilah Tanda Remaja Sedang Stress

Kenalilah Tanda Remaja Sedang Stress

Kenalilah Tanda Remaja Sedang Stress – Saat ini sudah semakin banyak orang yang memiliki masalah yang belum dapat di selesaikan dengan cepat. Hal itu membuat banyak anak menjadi merasa stress. Kehidupan remaja memang hanya seputar sekolah dan keluarga. Mereka tidak memiliki tanggung jawab besar lainnya seperti layaknya orang dewasa. Namun, mereka sama seperti orang dewasa dalam hal tuntutan. Mereka yang menerima tuntutan pendidikan terlalu berat dapat memicu stres atau depresi jika tidak segera terdeteksi.

1. Sakit kepala dan sakit perut
Stres yang terlalu kuat biasanya akan memicu penurunan kesehatan fisik seseorang. Pikiran yang terbebani tentu akan mengakibatkan penurunan daya konsentrasi, minat, bahkan selera makan. Tentu hal ini akan sangat mudah memicu kondisi seperti sakit perut dan sakit kepala.

Jika kamu mendapati anak atau adik kamu mengalami sakit kepala atau sakit perut dengan frekuensi yang cukup sering, maka kamu perlu waspada. Sebab, itu bisa jadi itu adalah tanda bahwa mereka sedang mengalami stres atau depresi yang cukup parah.

Selain memberikan pengobatan fisik, kamu juga perlu memberi perhatian lebih pada kondisi kesehatan mental mereka. Kamu juga bisa mencari tahu apa yang menyebabkan mereka teens blogs menjadi terbebani dan stres.

2. Bermasalah dengan tidur
Orang yang mengalami stressed out akan lebih sulit tidur. Kualitas tidur mereka akan memburuk dan ini tidak hanya terjadi satu hari, tapi berlangsung cukup sering. Remaja yang sedang stres atau depresi juga akan menunjukkan tanda seperti ini.

Jika kamu melihat mereka langsung tidur sepulang sekolah atau bahkan sering mendapati mereka terlihat sangat kelelahan di pagi hari karena tidak bisa tidur, itu bisa jadi salah satu tanda bahwa mereka perlu mendapat perhatian khusus dari orang-orang terdekat.

3. Masalah pendidikan
Nilai sekolah yang terlihat semakin menurun, daftar kehadiran yang tidak penuh, atau kurangnya partisipasi pada kegiatan ekstrakurikuler bisa menjadi tanda bahwa mereka sedang mengalami depresi atau stres.

Tuntutan yang terlalu besar dari keluarga, persaingan yang terlalu ketat dengan lingkungan sekitar atau kehidupan sosial di sekolah yang buruk sangat mungkin berdampak pada penurunan kualitas akademis seorang remaja. Alih- alih berjuang untuk belajar lebih giat, mereka justru merasa terbebani dan kondisi psikologis yang akhirnya terganggu.

4. Mudah tersinggung
Istilah labil memang sangat melekat dengan kehidupan para remaja. Hal itu dikarenakan secara alami mereka akan mengalami perubahan mood yang cukup sering. Namun, jika kamu melihat mereka sering bersikap tidak biasa, seperti sangat mudah tersinggung atau murung hanya karena hal kecil, itu bisa jadi adalah tanda bahwa mereka sedang stres atau depresi. Hormon yang tidak stabil dan pemahaman yang belum sempurna menjadi faktor pendukung mereka untuk mengalami burn out saat ada perubahan atau tantangan yang  terjadi dalam hidup mereka. Untuk itu, pendampingan orangtua dan keluarga sangat diperlukan.

5. Perubahan perilaku sosial
Jika kamu memiliki anak atau adik yang tadinya sangat ramah, mudah bergaul, dan memiliki banyak teman, tapi tiba- tiba menjadi tertutup atau penyendiri saat di usia remaja, maka kamu tidak boleh mengabaikannya begitu saja.  Perubahan perilaku sosial pada remaja sangat mungkin dipengaruhi oleh kehidupan pertemanan mereka. Cobalah mencari tahu apakah mereka memiliki teman-teman yang baik, atau berada di lingkungan pertemanan yang tepat untuk mereka.